Iklan

Iklan

Js Terkini

Mengenal Virus Covid-19

Asrizal Wahdan Wilsa
08 September 2021, 23:23 WIB Last Updated 2021-10-01T13:32:12Z

Sejak 8 Desember 2019 hingga pertengahan Januari 2020, sebanyak 59 kasus pneumonia diidentifikasi di daerah Wuhan dengan total 278 kasus terdapat di China. Kasus ini berhubungan dengan jenis coronavirus yang baru diidentifikasi (2019-nCoV).

Virus penyebab pneumonia baru ini berasal dari kelompok yang sama dengan SARS-CoV dan MERS-CoV, diketahui dari sekuens genetic yang dilakukan pada spesimen saluran pernapasan pasien-pasien tersebut.

Kebanyakan kasus diketahui berhubungan dengan pasar hewan laut yang menjual hidangan laut dan hewan hidup.

Vendor pasar makanan dan media China melaporkan, Pasar Makanan Laut Huanan menjual berbagai jenis makanan unik. Mulai dari anak serigala, rubah hidup, buaya, salamander  raksasa, ular, tikus, burung merak, landak, daging unta hingga musang.

Berbagai binatang yang dijual di pasar itu merupakan spesies yang terkait dengan pandemic sebelumnya, yakni Server Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Apa itu coronavirus?

Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar dari virus yang menyebabkan penyakit, mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Sebagian besar coronavirus adalah virus yang tidak berbahaya.

 

Mengenal Virus Covid-19

Coronavirus adalah virus zoonosis, artinya virus ini disebarkan melalui hewan dan manusia.

Dikutip dari WHO, investigasi menunjukkan bahwa SARS-CoV ditularkan dari musang ke manusia, sementara itu MERS-CoV ditularkan dari unta dromedaris ke manusia. Terdapat pula beberapa CoV lain yang terdapat pada hewan, tapi belum menginfeksi manusia.

CoV pada manusia (HCoV) pertama kali ditemukan pada tahun 1960 di hidung pasien yang terkena flu biasa.

Dua coronavirus pada manusia, yaitu OC43 dan 229E, adalah yang bertanggung jawab atas terjadinya sebagian flu biasa.

Virus ini diberi nama berdasarkan proyeksi mirip mahkota di permukaannya. “Corona” dalam bahasa Latin berarti “halo” atau “mahkota”.

Penyebaran coronavirus adalah sama seperti virus yang penyebab flu lainnya, seperti dari batuk dan bersin, atau dari sentuhan orang yang terinfeksi.

Gejala yang muncul saat terinfeksi coronavirus

Orang yang terinfeksi virus ini akan menunjukkan gejala yang berbeda-beda. Gejala yang muncul biasanya bergantung dari jenis virus dan seberapa serius infeksinya.

Jika Anda mengalami infeksi pernapasan atas yang ringan hingga sedang, seperti flu biasa, gejala Anda terkena coronavirus adalah:

  • Hidung berair

  • Sakit kepala

  • Batuk

  • Sakit tenggorokan

  • Demam

  • Tidak enak badan secara keseluruhan

Jenis coronavirus yang lain bisa menyebabkan gejala yang lebih serius. Infeksi ini dapat mengarah ke bronkitis dan pneumonia, yang menyebabkan gejala seperti:

  • Demam, yang akan cukup tinggi jika Anda mengidap pneumonia

  • Batuk berdahak

  • Napas pendek

  • Sakit dada ketika Anda bernapas atau batuk

Beberapa infeksi yang lebih parah akibat coronavirus adalah yang umumnya lebih sering terjadi pada pengidap gangguan hati dan jantung, atau orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, bayi, dan orang tu

Komentar

Tampilkan

Terkini