Iklan

Iklan

Js Terkini

Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan

Asrizal Wahdan Wilsa
04 Desember 2021, 20:50 WIB Last Updated 2021-12-04T13:50:51Z

 Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan

Sel adalah unit dasar kehidupan di semua organisme. Seperti manusia, hewan dan tumbuhan juga tersusun dari beberapa sel.

Sel hewan dan tumbuhan sama-sama merupakan sel eukariotik, sehingga memiliki beberapa ciri yang sama, seperti adanya membran sel dan organel sel, seperti nukleus, mitokondria, dan retikulum endoplasma.

Akan tetapi, sel hewan dan tumbuhan memiliki beberapa perbedaan dan persamaan. Misalnya, sel hewan tidak memiliki dinding sel atau kloroplas tetapi sel tumbuhan memilikinya.

Sel hewan sebagian besar berbentuk bulat dan tidak beraturan sedangkan sel tumbuhan memiliki bentuk persegi panjang tetap.

Untuk mengetahui perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan lebih lengkapnya lagi, simak tabel berikut ini.

bedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

SelSel HewanSel Tumbuhan
Dinding SelTidak AdaAda (terbentuk dari selulosa)  
BentukBulat (tidak beraturan)Persegi panjang
VakuolaSatu atau lebih vakuola kecil (jauh lebih kecil dari sel tumbuhan)Satu vakuola sentral besar yang mengambil hingga 90% volume sel.
SentriolAda di semua sel hewanHanya ada dalam bentuk tumbuhan yang lebih rendah (misalnya chlamydomonas)
KloroplasTidak adaSel tumbuhan memiliki kloroplas untuk membuat makanannya sendiri.
PlastidaTidak adaAda
Membran PlasmaHanya ada membran selAda dinding sel dan membran Sel
LisosomLisosom terjadi di sitoplasmaLisosom biasanya tidak terlihat.
SiliaAdaSebagian besar sel tumbuhan tidak mengandung silia.

Beberapa perbedaan pada sel hewan dan tumbuhan tentunya dikarenakan kebutuhan dari kedua organisme ini juga berbeda. Berikut ini penjelasan dan fungsinya:

1. Dinding sel

Perbedaan antara sel tumbuhan dan sel hewan adalah bahwa sebagian besar sel hewan berbentuk bulat sedangkan sebagian besar sel tumbuhan berbentuk persegi panjang. 

Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang kaku yang mengelilingi membran sel. Sel hewan tidak memiliki dinding sel. Saat melihat di bawah mikroskop, dinding sel merupakan cara mudah untuk membedakan antara sel hewan dan tumbuhan.

2. Vakuola

Sel hewan memiliki satu atau lebih vakuola kecil sedangkan sel tumbuhan memiliki satu vakuola sentral besar yang dapat mengambil hingga 90% volume sel. 

Pada sel tumbuhan, vakuola berfungsi untuk menyimpan air dan menjaga turgiditas sel. Vakuola dalam sel hewan menyimpan air, ion, dan limbah.

3. Sentriol

Semua sel hewan memiliki sentriol sedangkan hanya beberapa bentuk tumbuhan yang lebih rendah yang memiliki sentriol di selnya (misalnya, gamet jantan dari karofit, lumut, tumbuhan vaskular tanpa biji, sikas, dan ginkgo).

4. Kloroplas

Tumbuhan adalah autotrof, yaitu menghasilkan energi dari sinar matahari melalui proses fotosintesis, di mana mereka menggunakan organel sel yang disebut kloroplas.

Sel hewan tidak memiliki kloroplas. Dalam sel hewan, energi dihasilkan dari makanan (glukosa) melalui proses respirasi sel. Pada sel hewan, proses respirasi seluler terjadi di mitokondria. Namun, sel tumbuhan juga mengandung mitokondria.

5. Plastida

Sel plastida hanya ditemukan pada tumbuhan dan beberapa parasit. Plastida menyediakan metabolisme esensial untuk tumbuhan dalam melakukan proses fotosintesis dalam kloroplas.

Namun, peran plastida tidak hanya terbatas dalam memproduksi metabolit. Plastida mempengaruhi banyak aspek pertumbuhan dan perkembangan tanaman melalui biogenesis dan aktivitas metabolisme lainnya.

6. Membran Plasma

Membran plasma atau yang  juga disebut membran sel, adalah membran yang terdapat di semua sel yang memisahkan bagian dalam sel dari lingkungan luar. Pada sel bakteri dan tumbuhan, dinding sel melekat pada membran plasma pada permukaan luarnya. 

Membran plasma terdiri dari lapisan ganda lipid yang semipermeabel. Membran plasma berfungsi untuk mengatur pengangkutan material yang masuk dan keluar sel.

7. Lisosom

Lisosom adalah vesikula bola yang terikat membran yang mengandung enzim hidrolitik yang dapat memecah berbagai jenis biomolekul. Ini terlibat dalam proses sel, seperti sekresi, perbaikan membran plasma, pensinyalan sel, dan metabolisme energi.

Sel hewan memiliki lisosom yang jelas. Sementara itu, terdapat perdebatan tentang lisosom pada tumbuhan karena lisosom tidak terlihat secara jelas.

8. Silia

Silia adalah pelengkap seluler motil yang ditemukan di sebagian besar mikroorganisme dan hewan, tetapi tidak pada tumbuhan tingkat tinggi. 

Dalam organisme multiseluler, silia berfungsi untuk memindahkan sel atau sekelompok sel atau membantu mengangkut cairan melawati sel tersebut.

Komentar

Tampilkan

Terkini