Iklan

Iklan

Js Terkini

Struktur dan Fungsi Bagian-bagian Sel

Asrizal Wahdan Wilsa
04 Desember 2021, 20:42 WIB Last Updated 2021-12-04T13:45:53Z
Struktur dan Fungsi Bagian-bagian Sel

 
Setiap sel mahluk hidup mempunyai tiga bagian pokok yaitu:
1. Membran Sel (Selaput Plasma)
Membran sel merupakan bagian terluas dari sel, bersifat semipermiabel, dan tersusun atas lipid dan protein sehingga disebut selaput lipoprotein.
Fungsi membran sel, yaitu:
  1. Mengontrol atau mengendalikan pertukaran zat antara sitoplasma dengan lingkungannya.
  2. Menjadi tempat reaksi, seperti reaksi terhadap cahaya matahari dan reaksi oksidasi dalam respirasi
  3. Sebagai reseptor atau penerima rangsang dari luar, seperti hormone dan bahan kimia lainnya, baik zat yang berasal dari lingkungan luar sel maupun bagian lain dari dalam sel itu sendiri
  4. Sebagai pelindung sel agar isi sel tidak keluar meninggalkan sel
  5. Mengontrol zat zat yang akan masuk maupun yang akan keluar meninggalkan sitoplasma

2. Sitoplasma
Sitoplasma adalah protoplasma yang mengisi ruangan antara selaput plasma dan inti sel (nucleus). Sitoplasma merupakan system koloid yang amat dinamis, senantiasa bergerak, dan tidak pernh diam
Pada sel tumbuhan, sitoplasma terdiri atas:
a. Ektoplasma, yaitu sitoplasma yang berbatasan dengan membrane sel
b. Endoplasma, yaitu sitoplasma yang terdapat dalam ektoplasma
 
Pada sel hewan , Ektoplasma adalah selaput plasma itu sendiri, sedangkan cairan disebelah dalam ektoplasma merupakan Endoplasmanya. Ektoplasma tampak lebih jernih dan kompak daripada Endoplasma
 
Sitoplasma tersusun atas bahan dasar cair yang disebut sitosol. Didalamsitosol terlarut senyawa organic yg penting bagi kehidupan. Selain itu, juga terlarut ion ion gas, mulekul mulekul kecil seperti garam, asam lemak, asam amino, gula nukleotid, vitamin serta, mulekul besar seperti protein dan RNA yang membentuk larutan koloid.


3. Organel
Untuk melaksanakan berbagai fungsi hidup, sel dilengkapi organel. Organel merupakan bagian isi didalam sitoplasma, meliputi: inti sel, mitokondria ribosom,lisosom, plastida, RE, badan golgi, dan badan mikro
Organel Sel Hewan dan sel Tumbuhan

 
Sel Tumbuhan
1. Dinding Sel
Dinding sel merupakan bagian terluar dari sel dan dibentuk oleh badan golgi. Dinding sel primer terbentuk pada waktu sel membelah, dan setelah mengalami penebalan dengan zat lignin, kutin dan suberin (gabus) berubah menjadi dinding sekunder.
Fungsi dinding sel adalah sebagai berikut:
  • Melindungi bagian sel yg berada di sebelah dalamnya
  • Sebagai jalan masuk keluarnya air beserta materi terlarut
  • Memberi bentuk tertentu dan memperkukuh sel
  • Bersama sama vakuola berperan dalam menjaga turgiditas sel untuk menopang tubuh.
 
2. Vakuola
Vakuola adalah rongga yang berada dalam sel,berisi suatu cairan dan memiliki mambran. Sel hewan dan sel tumbuhan memiliki vakuola, hanya pada sel hewan vakuolanya kecil dan jumlahnya sedikit dibandingkan dengan sel tumbuhan. Beberapan protista memiliki vakuola yang berguna untuk mengkap makanan, dan vakuola kontraktil untuk mengeluarkan air dari dalam sel. Tumbuhan mempunyai vakuola yang besar ditangah dikelilingi oleh membran yang disebut tonoplas
 
Vakuola tengah pada sel tumbuhan antara lain berfungsi sebagai berikut:
  • Memasukjan air melalui tonoplas agar tekanan turgor dalam sel tetap baik. pigmen/antosianin. Didalam vakuola pada sel –sel makhota bunga terdapat pigmen merah kuning biru atau yang lainnya.
  • Tempat menyimpan cadangan makanan, misalnya amilum diakar ketela pohon, gula dibatang tebu, dan protein pada biji kacang kedelai.
  • Menyimpan minyak atsiri, yaitu minyak yang mudah menguap. Misalnya minyak kayu putih
  • Menyimpan sisa metabolisme, misalnya alkaloid dan Kristal asam oksalat
 
3. Plastida
Plastida merupakan organel yang terdapat didalam sitoplasma, dan merupakan hasil perkembangan dari badan kecil yang dikenal dengan proplastida yang banyak terdapat didaerah meristematik. Didalam plastid terdapat zat warna atau pigmen fotosintesis yang berperan menyerap energy cahaya dan kemudian diubah menjadi energy kimia. Berdasarkan pigmen yg dikandungnya, plastid dibedakan menjadi luekoplas, kromoplas,dan kroloplas.
a. Leukoplas
Leukoplas merupakan plastid yang tidak berwarna dan berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan
Leukoplas dibedakan menjadi tiga yaitu:
1. Amiloplas, berfungsi membentuk dan menyimpan amilum
2. Elaioplas berfungsi untuk membentuk dan menyimpan minyak /lemak
3. Proteoplas berfumgsi untuk menyimpan protein
 
b. Kloroplas
Kloroplas adalah plastid yang mengandung klorofil, pigmen karotenoid, dan pigmen fotosintesis lainnya. Klorpas banyak terdapat pada daun dan organ tubuh lain yang berwarna hijau, mengan dng klorofil
Klorofil dibedaka menjadi:
1. Klorofil a, berwarna hijau bitu
2. Klorofil b, berwarna hijau kuning
3. Klorofil c, berwarna hijau coklat
4. Klorofil d, berwarna hijau merah

c. Kromoplas
Kromoplas adalah plastid yang memberikan aneka ragam warna non fotosintesis, seperti pigmen merah, orange, kuning dll.
Pigmen yang termasuk dalam kelompok kromopls , antara lain:
- Karoten, plastida yang memerikan warna kuning, misal pada wortel
- Xantofil, plastida yang memerikan warna coklat misal pada ganggang coklat
- Fikosianin, plastida yang memerikan warna biru misal pada ganggang biru
- Fikoeritrin, plastida yang memerikan warna merah misal pada ganggang merah


Sel Hewan
Sel hewan tidak mempunyai dinding sel. Protoplasmanya hanya dilindungai oleh selaput membrane yag tipis yg tidak kuat. Akan tetapi, ada beberapa sel hewan khususnya hewan bersel satu, selnya terlindungi oleh cangkok yang kuat dank keras.
 
Pada bebrapa jenis hewan bersel satu ditemukan adanya vakuola, misalnya pada amoeba dan paramaecium terdapat dua macam vakuola, yaitu vakiola kontraktil, dan non kontraktil. Pada hewan juga terdapat sentriol yaitu organel yg terdapat pada sitoplasma dekat inti sel, biasanya berpasangan. Dalam keadaan demikian, sentriol disebut juga diplosom. Sentriol merupakan hasil perkembangan dari sentrosom, berupa kumpulan dari mikrotubulus yg berperan sebagai kutub-kutub pembelahan sel secara tidak langsung. Sentrosom berupa struktur silinder yang dibentuk oleh tabung tabung halus dan berfungsi mengatur arah gerak kromosom pada saat membelah.

1. Nukleus (inti sel)
Nukleus merupakan organel terbesar dalam inti sel, terdapat dalam semua el eukariotik, berbentuk bulat dan oval. Didalam nucleus, terdapat komponen-komponen berikut:
  • Selaput inti (karioteks), terdiri atas dua lapis yang berfungsi sebagai pembungkus sekaligus sebagai pelindung inti.
  • Matriks (nukleoplasma),berbentuk gel yang kaya akan subtansi kimia, seperti ion ion, protein, enzim, nukleotida, dan benang-benang kromatin.
  • Nukleolus (anak inti) berfungsi dalam sintesis protein, banyak menandung RNA, dan protein.
Fungsi nucleus antara lain:
a. Pengatur pembelah sel
b. Pembawa informasi genetic
c. Pengendalian seluruh kegiatan sel
d. Memasukan RNA dari unit ribosom kedalam sitoplasma
 
2. Retikulum Endoplasma (RE)
Retikulum Endoplasma merupakan system membran yang kompleks, terdiri atas saluran-saluran yang menghubungkan sitoplasma dengan nucleus. RE hanya dijumpai dalam sel eukariotik baik pada tumbuhan maupun sel hewan.
 
RE dibedakan menjadi dua yaitu:
  • RE kasar/granuler yg banyak mengikat ribosom
  • RE halus /agranuler yg tidak mengikat ribosom
Fungsi RE antara lain:
  • Menampung protein yg disintesis oleh ribosom untuk disalurkan kebadan golgi da akhirnya dikeluarkan dari RE kasar
  • Mesintesis lemak dan kolesterol
  • Menetralkan racun, misal RE yg ada dlam hati
  • Transportasi mulekul dari bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain.
 
3. Ribosom
Ribosom tersusun dari RNA ribosom (RNA-r) dan protein ribosom. Ribosom terdiri atas butiran halus yang tersebar dalam sitoplsma dan ada yg melekat pd RE kasar. Ribosom merupakan tempat sintesis protein yg dimulai dengan penggabungan mulekul asam amino dan membentuk rantai polipeptida.

4. Sentriol
Organel ini terdiri atas sepasang badan berbentuk tabung/silinder dan merupakan suatu kesatuan yg disebut sentrosom. Sentriol berisi sekelompok mikrotubulus yg terdiri atas 9 triplet yg terletak dekat nucleus. sentiol berparan besar dalam pembelahan sel.

5. Kompleks Golgi
Badan golgi merupakan kelompok komponen terbesar dan letaknya tersebar diseluruh sitoplasma, serta stukturnya sangat bervariasi. Pada sel tumbuhan kompleks golgi disebut diktiosom.
 
Fungsi Kompleks Golgi antara lain:
  • Mengangkut dan mengubah secara kimia materi materi yg ada didalamnya
  • Menghasilkan lender, lili pada tanaman perca, dan secret yg bersifat lengket
  • Kadang kadang untuk transport lemak
  • Pembentukan lisosom
  • Membuat enzim pencernaan yg belum aktif
  • Mensintesis polisakarida untuk bahan bahan dinding sel pada tumbuhan.
 
6. Lisosom
Lisosom merupakan membrane yg berbentuk kantung kecil yg berisi enzim hidrolitik yg berfungsi dalam pencernaan internal yaitu menguraikan mulekul mulekul yg masuk kedalam sel. Enzim yg terkandung dalam lisosom misalnya protease, lipase, dan asam fosfatase. Lisosom terdapat dalam sel eukariotik, baik pada tumbuhan maupun hewan, tetapi paling banyak pada sel hewan. Pada sel tumbuhan vakuola tengah yg bertindak sebagai lisosom
 
Fungsi lisosom antara lain :
  • Mencerna materi zat yg diambil secara endositosis dengan pencernaan intrasel
  • Autofag, suatu proses penyingkiran struktur struktur yg tidak dikehendki didalam sel, misalnya mnhancurkan organel organel yg tdk berfungsi lagi
  • Eksositosis, yaitu pengeluaran/pembesaran enzim diluar sel
  • Autolisis, yaitu penghancuran diri sel dengan cara membebaskan sis lisosom dalam sel. Lisosom disebut juga sebagai ‘saku pembunuh diri’
 
7. Mitokondria
Mitokondia merupakan organel penghasil energy karena berguna untuk respirasi. Mitokondria berbentuk oval dan dibatasi oleh membran rangkap. Didalam mitokondria terdapat matriks subtansi dasar yg mengandung enzim ribosom, butir fosfat, dan DNA yg berbentuk melingkar. Matriks adaah cairan yg berada didalam mitokondria yg bersifat gel dan tersusun oleh air, protein, DNA, ion ion garam serta enzim pernafasan yg penting dalam pembentukan ATP. Mitokondria terdapat didalam sel eukariotik aerob, sel hewan lebih banyka memiliki mitokondria drpada sel tumbuhan, fungsi dr mitokondria adalah sbg tempat respirasi aerob untuk pembentukan ATP dalam sel.
 
8. Badan mikro
Organel organel yg masuk kedalam badan mikro adalah glioksisom dan perioksisom. Disebut badan mikro karna ukurannya sangat kecil yaitu antara 1-2 mm. glioksisom dan perioksisom merupakan organel yg dibatasi membrane tunggal. Glioksisom terdapat pd jaringab yg mengandung lemak,misalnya biji-bijian mengandung lemak. Glioksisom hanya terdapat pada tumbuhan.
 
Fungsi badan mikro adalah untuk metabolism lemak, yaitu mengubah lemak manjasi karbohidrat atau sebaliknya. Selain itu, juga menghasilkan enzim glioksilat, katalase, dan glikoliat oksidae. Badan mikro mengandung enzim katalase yg bertindak sebagai katalisator dalam menguraikan hydrogen peroksida (H2O2) yg bersifat racun.
 
Perioksisom merupakan organel yg mempunyai penampilan sangat mirip dengan glioksisom dan menghasilkan enzim sejenis. Fungsi ini berkaitan dengan proses fotorespirasi.
Komentar

Tampilkan

Terkini